Insfrastruktur Jembatan Suramadu

Jembatan Suramadu adalah jembatan yang melintasi Selat Madura, menghubungkan Pulau Jawa (Kota Surabaya) dan Pulau Madura (Kabupaten Bangkalan), Jawa Timur, Indonesia. Dengan panjang ±5.438 meter menjadikan Jembatan SURAMADU jembatan terpanjang di Indonesia saat ini. Jembatan Suramadu terdiri dari tiga bagian yaitu jalan layang (causeway), jembatan penghubung (approach bridge), dan jembatan utama (main bridge). Jembatan ini diresmikan awal pembangunannya oleh Presiden Megawati Soekarnoputri pada tahun 2003 dan diresmikan pembukaannya oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada pertengahan tahun 2009 yang lalu. Jembatam Suramadu dibangun utamanya mempermudah aksesibilitas antara Pulau Jawa dengan Pulau Madura, utamanya dalam rangka percepatan dan pemerataan pembangunan ekonomi ke wilayah Madura secara keseluruhan. Saat ini pengelolaan, pembangunan dan fasilitasi percepatan kegiatan pembangunan wilayah Suramadu dilaksanakan oleh Badan Pelaksana – Badan Pengembangan Wilayah Suramadu (Bapel-BPWS) berdasarkan amanah dari Perpres 27 Tahun 2008 yang kemudian diperbarui dengan Perpres 23 Tahun 2009. Kegiatan pengelolaan dan pembangunan infrastruktur wilayah yang dilaksanakan Bapel BPWS dilaksanakan di 3 (tiga) kawasan, yaitu Kawasan Kaki Jembatan Sisi (KKJS) Surabaya (600 Ha), Kawasan Kaki Jembatan Sisi (KKJS) Madura (600 Ha) dan kawasan khusus di Utara Pulau Madura (600 Ha).