Percepatan Pembangunan Nasional dalam Visi Nawacita di Provinsi Jawa Timur

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2014-2019 yang dikenal dengan jargon Nawacita memerlukan upaya keras Pemerintah, Pemerintah Provinsi, hingga Pemerintah kabupaten/Kota dalam pelaksanaannya. Salah satu hal yang perlu ditindaklanjuti terkait dengan urusan penataan ruang adalah sinkronisasi RPJMN Nawacita dengan RTRW Provinsi maupun RTRW Kabupaten/Kota. Beberapa program kegiatan dengan lokus Jawa Timur perlu disinkronisasi dengan RTRW Provinsi maupun Kabupaten/Kota, diantaranya adalah Frontage Akses Bandara Juanda (Sidoarjo) 3 Km, Akses Bandara Abd. Saleh (Malang) 10 Km, Akses Bandara Blimbing Sari (Banyuwangi), Akses Lingkar Barat Banyuwangi, Reaktivikasi Rel Kalimas-Wonokromo, Pelabuhan Probolinggo (Utama), Bandara Pagerungan (Sumenep), Bendungan Tukul (Pacitan), Bendungan Bagong (Trenggalek), PLTM Pacet (Mojokerto), dan PLTM Balelo (Jember).

Upaya sinkronisasi tersebut akan dilaksanakan dalam mekanisme Peninjauan Kembali (PK) atas Perda RTRW Provinsi maupun Perda RTRW Kabupaten/Kota. Sesuai amanat PP no. 15 tahun 2010, RTRW dapat dilakukan Peninjauan Kembali setelah 5 tahun. Perda RTRW Jawa Timur sendiri, yaitu Perda no. 5 tahun 2012 telah diagendakan untuk dilakukan Peninjauan Kembali pada tahun 2017.